TERAS TANI MINIMALIS : PERTANIAN VERTIKULTUR DALAM PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DI MA’HAD NURUL HAROMAIN, KABUPATEN MALANG
PDF

Keywords

teras tani minimalis
vertikultur
nurul haromain

Abstract

Budidaya secara konvensional dikenal dengan pemanfaatan lahan yang luas utnuk mendapatkan hasil panen yang lebih melimpah sedangkan pada lahan yang terbatas hasil pertanian yang dihasilkan tidak banyak. Sehingga system vertikultur salah satu alternative dalam berbudidaya di lahan yang terbatas. Ma’had Nurul Haromain salah satu pondok pesantren yang bertempat Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Lahan yang terbatas di lingkungan pondok putri dapat dimanfaatkan untuk pertanian dengan sistem vertikultur yang disebut Teras tani Minimalis (TETRIS). Seluruh kegiatan diikuti oleh santriwati Ma’had Nurul Haromain. Pelaksanaann pengabdian ini berupa penyuluhan dan sosialisasi dengan beberapa kegiatan antara lain : 1) penyuluhan dan praktek terkait pertanian vertikultur; 2) penyuluhan dan praktek terkait pupuk organic JMS.  Aplikasi vertikulutr dan pembuatan pupuk organic menggunakan alat dan bahan yang ada disekitar sehingga menerapkan konsep reuse, reduce, dan recycle pada barang-barang disekitar. Contohnya pada aplikasi vertikultur menggunakan wallplanter dan pipa sebagai tempat menanam dan seresah daun sebagai salah satu media tanam. Pada pembuatan pupuk organik memanfaatkan kaos kaki tidak terpakai, kompos dan nasi limbah rumah tangga sebagai bahan pupuk organik. Sehingga santriwati dapat mempraktikkan budidaya vertikultur dengan mudah. Kegiatan penyuluhan ini memberikan respon positif selama kegiatan berlangsung. Aplikasi vertikultur juga mampu memberikan pengalaman baru bagi santriwati dalam pertanian di lahan yang terbatas.

PDF